8/31/2012

RSF (Restart Feature) Strategy, JUSTBEENPAID.COM Migrasi ke PROFITCLICKING.COM

Setelah proses migrasi dari JBP ke ProfitClicking (PC), dengan memperhatikan FAQ yang ada, pola investasi di ProfiClicking tidak mengalami perubahan. Masa aktiv tetap 81 hari dengan nilai return sebesar 2% pada hari Senin sampai Jum'at dan 1.5% pada hari Sabtu dan Minggu.

Bagaimana dengan RSF (Restart Feature)?

Walaupun pihak perusahan Big Booster telah melakukan perubahan dengan pengalihan JBP ke PC, akan tetapi ini tidak akan menjamin bahwa pelaksanaan RSF akan menjadi lebih lama. RSF adalah suatu sistem dimana skema pembayaran jangka pendek (tripler) dialihkan ke skema pembayaran jangka panjang (JSS Surf) dengan maksud untuk mengurangi total kewajiban pembayaran dan menunda pembayaran. Jadi bukan semata-mata mengkonversi tripler ke dalam sistem matrix.

Selama pengembangan bisnis pendukung dan perkembangan member dan investasi (purchasing) baru masih lebih lambat dibanding frekuensi pembayaran wajib kepada member, RSF tetap harus dilakukan. Kita lihat saja, bahwa RSF 1 (menurut informasi) hanya dilakukan sebesar sekitar 30%, kemudian RSF II 40%, RSF III 40%-50%, dan RSF IV 60%-75%. Semakin lama jumlah pemotongan posisi aktiv semakin besar, begitu juga dengan waktu antar RSF semakin cepat (cut off date ditentukan 100 hari sejak cut off sebelumnya).

Oleh karena itu, kita tidak bisa mengharapkan dengan adanya PC, pelaksanaan RSF akan mundur, karena ini sangat tergantung dari aliran keuangan yang ada di perusahaan.

Apa Yang Harus Dilakukan ?

Jawabannya hanya satu, yaitu mengatur strategi yang baik dengan mengikuti pola-pola kejadian RSF. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam mengatur strategi adalah :

  1. Investasi yang paling baik dilakukan adalah segera setelah ketentuan cutting date (cut off).
  2. Umur aktiv setiap posisi (sekarang disebut ads pack) tetap 81 hari.
  3. Jarak waktu antar cutting date dianggap tetap 100 hari.
  4. Melakukan full compound (repurchasing) maupun full withdrawal pada saat yang ideal
  5. Melakukan saving dana untuk melakukan pembelian ad pack baru segera setelah cutting date.
  6. Mempertahankan jumlah posisi yang tetap atau bertambah setiap periode RSF.
  7. Memperoleh total earning yang ideal dalam setiap periode RSF.
Dengan cara melakukan simulasi perhitungan menggunakan Microsoft Excell, didapatkan pola investasi yang cukup ideal, dimana total earning yang dihasilkan cukup besar, posisi aktiv yang terkena pemotongan RSF paling sedikit, dan jumlah posisi aktiv paska RSF masih lebih banyak dari posisi awal, maka didapatkan pola  strategi seperti pada gambar di bawah ini :


Dengan pola strategi seperti diatas, akan didapatkan hasil sebagai berikut :

Investasi awal 10 ads pack :
POSISI AWAL              10.0
TOTAL EARNING H-81            143.2
TOTAL WD (130%)            130.0
CASH BALANCE H-100 (CUT OFF)              60.8
POSISI TERKENA RSF H-114 (70%)                7.0
SISA POSISI AKTIV H-114              13.0

Investasi awal 50 ads pack :
POSISI AWAL              50.0
TOTAL EARNING H-81            728.7
TOTAL WD (140%)            600.0
CASH BALANCE H-100 (CUT OFF)            389.3
POSISI TERKENA RSF H-114 (70%)              39.2
SISA POSISI AKTIV H-114              84.0

Investasi awal 100 ads pack :
POSISI AWAL            100.0
TOTAL EARN H-81         1,455.5
TOTAL WD (140%)         1,300.0
CASH BALANCE H-100 (CUT OFF)            682.7
POSISI TERKENA RSF H-114 (70%)              79.1
SISA POSISI AKTIV H-114            157.0

Investasi awal 500 ads pack :
POSISI AWAL            500.0
TOTAL EARNING H-81         7,285.6
TOTAL WD (140%)         7,000.0
CASH BALANCE H-100 (CUT OFF)         2,935.2
POSISI TERKENA RSF H-114 (70%)            398.3
SISA POSISI AKTIV H-114            734.0


~~ semoga bermanfaat ~~
|



Share
lintasberita

Artikel yang berkaitan



0 komentar:

Post a Comment

Mohon minta saran dan kritik yang bisa membangun publisher untuk lebih berkarya,.Thanks..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...